Pada bulan Juni s/d Juli 2022, beberapa mahasiswa Program Studi Kimia Angkatan 2018 yang terdiri dari Samuel Yoga Saputra (NIM. 652018028), Maria Githania Maya Krisnawati (NIM. 652018043), Franciska Alvina Desi Setiawan (NIM. 652018027), Elizabeth (NIM. 652018041), Agustina Dini Ika Pratiwi (NIM. 652018001), Resa Wulandari (NIM. 652018002), Jumiyati (NIM. 652018008), Pandu Krisnawan (NIM. 652018014), Nur Ayu Hidayati (NIM. 652018017), Ratu Anggriani Tangke Parung (NIM. 652018025), Yos Saputra Halomoan (NIM. 652018046), Diyonisio Kevin Elisando (NIM. 652018009), Amara Shabeena Fiorenza (NIM. 652018018), Eunike Oi Sukesti Alamsyah (NIM. 652018032), Alifia Dewi Safira (NIM. 652018033), Adinda Sekar Ayu Ocktavianing Gandini (NIM. 652018036), dan Fransiska Dewayanti Kusuma Wardhani (NIM. 652018037) melakukan PKL dalam bentuk PkM (selanjutnya disebut KKN) di Desa Jlarem, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Desa ini merupakan sebuah desa dengan ketinggian kurang lebih 1900 MDPL. Desa Jlarem berjarak ±15 km dari Kota Salatiga melalui Jalan Raya Salatiga-Solo, lebih tepatnya lagi desa ini berada di lereng Gunung Merbabu. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani palawija dan peternak susu sapi.
Tim KKN Kimia angkatan 2018 mengusung dua program kerja yaitu pengolahan susu meliputi pembuatan mentega, yogurt, permen susu, dan seminar pengolahan susu serta penyuluhan pendidikan meliputi pembelajaran untuk anak SD-SMA/SMK, fun experiment, dan seminar mengenai “pengolahan pupuk dan hama penyakit tanaman”. Program kerja pengolahan susu dibimbing oleh Ibu Dra. Hartati Soetjipto, M.Sc. dan Ibu Ir. Sri Hartini, M.Sc., sementara untuk program kerja penyuluhan pendidikan dibimbing oleh Bapak Cucun Alep Riyanto, S.Pd., M.Sc., Bapak November Rianto Aminu, S.Si., M.Sc., dan Ibu Sarawinda Hutagalung, S.Si., M.Sc. Kegiatan KKN dilakukan secara hybrid dengan 2 minggu pertama pelaksanaan secara berkala dan 2 minggu sisanya dilaksanakan secara live in. Kegiatan KKN dilakukan di kediaman Bapak Darso Sutopo yang merupakan ayah dari salah satu mahasiswa kimia angkatan 2018 yaitu Pandu Krisnawan.
(dokumentasi kegiatan penyerahan mahasiswa KKN di Balai Desa Jlarem)
Pada minggu-minggu awal sebelum live in, tim KKN memulai dengan program pendidikan yang diadakan secara berkala yaitu setiap 2 hari sekali dimulai dari hari Selasa 14 Juni 2022. Tim KKN akan mendatangi Desa Jlarem kemudian membuka bimbingan belajar untuk anak-anak di desa tersebut, kategori anak yang mengikuti kegiatan ini dimulai dari TK-SMP. Materi yang diajarkan sesuai dengan bahan ajar RPP yang telah dibuat oleh Tim KKN. Anak-anak TK-SD kelas 1 akan diajari membaca, menggambar, bernyanyi, dan dasar berhitung sedangkan untuk jenjang diatasnya akan menyesuaikan mata pelajaran yang ada dan untuk mata pelajaran yang diajarkan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris. Pada hari Sabtunya, tim KKN tidak memberikan bimbingan belajar, namun mengajak anak-anak untuk melakukan fun experiment yaitu membuat elephant’s toothpaste dan melting rainbow. Respon dari anak-anak terlihat sangat antusias dan terkagum-kagum, hal ini mampu membuat anak-anak memahami asyiknya belajar sains. Seterusnya program pendidikan dilaksanakan setiap hari hingga pelaksanaan KKN berakhir.

(dokumentasi kegiatan fun experiment mahasiswa dan anak-anak di desa Jlarem)
Pada minggu selanjutnya, pelaksanaan KKN dilaksanakan secara live in. Sebelum menjalankan program pengolahan susu, setiap malamnya tim KKN mengunjungi satu per satu rumah warga selain bersilaturahmi tim juga sedikit menjelaskan maksud kedatangannya ke Desa Jlarem. Meskipun beberapa mahasiswa kimia angkatan 2018 memiliki latar belakang yang berbeda-beda seperti etnis dan adat istiadat, mereka tetap berbaur dan berusaha menempatkan diri dengan baik pada lingkungan warga sekitar. Dengan kegiatan silaturahmi tersebut, warga merasa senang dan menyambut baik kedatangan tim ke desa mereka. Tim KKN sering diajak oleh warga untuk mengikuti kegiatan mereka, mulai dari kerja bakti, PKK, tahilan, pengajian, bersih-bersih desa, dan masih banyak lagi. Selain itu terdapat perwakilan mahasiswa tim KKN Kimia yang melaksanakan magang di kelurahan, dimana mereka membantu tugas-tugas dari perangkat desa seperti membuat surat, mendata penduduk, mengirimkan undang, serta membantu menyusun proposal desa. Kegiatan magang ini dilakukan setiap hari dan sudah terjadwal untuk mahasiswa yang bertugas setiap harinya.“Menurut saya kegiatan KKN ini sangat bermanfat bagi saya dan rekan-rekan mahasiswa Kimia karena melalui kegiatan ini kami dapat menerapkan ilmu selama kami kuliah dan juga memberikan pengalaman bagi kami untuk terjun bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Harapannya kegiatan KKN ini dapat menjadikan jembatan bagi rekan-rekan mahasiswa selanjutnya dan menjadi wadah bagi mahasiswa Kimia dalam menerapkan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar", ungkap Samuel Yoga Saputra (Ketua KKN Jlarem) - (SAM & GTH)

(dokumentasi kegiatan penutupan dan penarikan mahasiswa KKN di Balai Desa Jlarem)
Berita lainnya >>

Tidak ada komentar:
Posting Komentar